MPMJATENG.COM – Setelah mengikuti penutupan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), tujuh petani anggota Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Cilacap mulai mengolah lahan untuk penanaman sorgum manis di kawasan RDMP PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) IV Cilacap. Satu unit traktor digunakan untuk membajak lahan guna persiapan tanam, pada kegiatan hari kedua, Selasa 25 Februari 2025 ini.
Penanaman sorgum ini merupakan hasil kerja sama antara Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah dengan PT KPI RU IV Cilacap. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan petani.
Sebelum memulai pengolahan lahan, para petani terlebih dahulu mengikuti upacara penutupan Bulan K3 yang diselenggarakan oleh PT KPI RU IV Cilacap. Hal ini dilakukan mengingat pengolahan lahan berada di lingkungan perusahaan migas yang memiliki standar keselamatan kerja ketat.

“Hari ini kegiatan dimulai dengan mengikuti upacara penutupan Bulan K3. Karena kita mengolah lahan di kawasan Pertamina, maka semua prosedur keselamatan kerja harus dipatuhi,” ujar Anifudin, penanggung jawab safety MPM PWM Jawa Tengah dalam penanaman sorgum di lahan RDMP.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembajakan lahan menggunakan traktor. Diperkirakan, proses pengolahan ini akan berlangsung selama dua hingga tiga hari.
“Lahan ini memiliki cukup banyak kerikil, sehingga kita harus berhati-hati agar peralatan tidak rusak dan tetap aman bagi para petani,” tambahnya.
Setelah proses pengolahan lahan selesai, kegiatan akan berlanjut ke tahap penanaman dan perawatan tanaman sorgum.
Tentang Sorgum Manis
Sorgum manis (Sorghum bicolor (L.) Moench) adalah tanaman dari keluarga rumput-rumputan yang dikenal memiliki efisiensi fotosintesis tinggi. Tanaman ini memiliki berbagai manfaat, mulai dari sumber pangan berupa biji-bijian hingga bahan bakar bioetanol yang diperoleh dari sari batangnya.
Keunggulan sorgum manis terletak pada ketahanannya terhadap kekeringan, pertumbuhan cepat, serta kebutuhan pupuk yang lebih sedikit dibandingkan tanaman lain seperti jagung. Karena kemampuannya tersebut, sorgum manis menjadi alternatif yang potensial sebagai tanaman energi masa depan.
Melalui kegiatan pemberdayaan ini berupa penanaman sorgum di kawasan RDMP Cilacap diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani JATAM sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan energi terbarukan.