Apalagi, Jawa Tengah dikenal sebagai salah satu penghasil beras terbesar. Menurut Ketua Bidang Pertanian Terpadu MPM PP Muhammadiyah, Hadi Sutrisno, SIP, Msc, MPM Jawa Tengah bisa menjadi contoh MPM di daerah lain.
Korporasi petani memang butuh tahapan. JATAM adalah proses awal. Sedangkan koperasi yang telah terbentuk di Sragen dan Klaten, adalah embrio.
Baca Juga : MPM PDM Diminta Fokus Potensi Unggulan
Ketua Bidang Pertanian Terpadu MPM PWM Jateng, Ir. Hery Sugiartono, merinci berbagai fase yang mulai dilakukan sebagai langkah awal menuju korporasi petani, khususnya yang sedang digarap MPM Jawa Tengah.
Pertama adalah pemetaan potensi pertanian. Berikutnya adalah pengorganisasian petani melalui JATAM. Setelah itu, barulah membentuk koperasi untuk membentuk korporasi bisnis berbentuk PT.
Baca Juga : MPM PDM Tancap Gas, Pacu Inovasi Bidang Pertanian Terpadu
Ini memang kerja kolaboratif yang harus didukung semua elemen di persyarikatan Muhammadiyah. Karena apa yang sedang dilakukan MPM Jawa Tengah saat ini, sesungguhnya bagian ikhtiar mewujudkan jihad persyarikatan Muhammadiyah dalam membangun kedaulatan pangan dan mensejahterakan petani. (*)
*Penulis adalah Ketua Bidang Syiar Pemberdayaan MPM PWM Jawa Tengah



